Blog pribadi Much Taufiqillah Al Mufti

Kalau menurut alamat rumah yang tertera pada unggahan gambar facebook Budi Maryono di bungkus paket kiriman Kiai A. Mustofa Bisri (Gus Mus) tak salah lagi, “Ini pasti alamatnya,” batinku. Sejenak aku mengingat gambar halaman rumah yang pernah Pak Budi unggah. Da…

Setelah bekerja delapan jam (plus satu jam istirahat), menyapa pelanggan seantero Indonesia, menyelesaikan puluhan kes, kadang mendapat pelanggan yang marah-marah, berkata kasar, tak mau menutup telepon, ngotot ingin bicara dengan atasan, belum lagi harus selalu beru…

“Masak Prabu Yudistira ksatria berdarah putih berbohong?” gumam saya saat setelah membaca Dusta Yudistira. Bagaimana mungkin orang yang jujur seperti Yudistira berbohong, rasa-rasanya tidak mungkin. Namun dalam riwayatnya Yudistira pernah hampir melepaskan keboho…

Meski lewat sehari, namun aura Hari Santri Nasional masih terasa. Kaum sarungan yang dulu termarjinalkan dianggap kolot dan anti-kemajuan telah mendapat tempat istimewa di republik ini. Walau sudah tak lagi mondok, namun saya masih merasa santri. Tak ada yang naman…

Tersebutlah Sujiwati alias Mbak Suji, ia seorang ibu tiga anak. Perempuan ini terkenal di teman sejawatnya paling vokal dalam menyuarakan aspirasi menyangkut masalah buruh. Ketika awal 2020 pemerintah mencanangkan penyusunan undang-undang omnibus law alias Cipta L…

Cerpen Much. Taufiqillah Al Mufti Ada sebuah pesan masuk dari akun asing bernama Naya Melankonia di kotak pesan akun medsosku. Ia menyampaikan salam, dan menanyakan kabarku. Hah, kabarku? Agak terkejut, karena aku tidak mengenal akun tersebut. Hanya, yang aku…
Penulis cerita
Follow Us